Selasa, 15 Agustus 2017

Summer Time Solo Traveling ke Gn. Bromo

Sunrise Bromo

summer time atau musim panas adalah waktu terbaik untuk liburan. mengunjungi gunung atau pantai sama indahnya karena sinar matahari bersinar lebih terang tanpa terhalang oleh awan mendung dan sudah pasti saat sunset atau sunrise rona langit akan menjadi sangat indah. karena itulah saya selalu mengajukan cuti kerja di bulan agustus.

cuti dikantongi tinggal menentukan kemanakah saya akan berlibur kali ini? akhirnya diputuskan untuk mengunjungi gunung di jawa timur. setelah mencari beberapa teman untuk berlibur bareng dan ternyata tidak ada 1 pun yang bisa maka akhirnya saya putuskan untuk tetap berlibur sebagai solo traveler. menjadi seorang solo traveler itu harus benar-benar siap mental serta financial karena kita berjalan seorang diri. untuk membekali diri saya banyak browsing mengenai gunung bromo dan saya mendapat semua informasi tersebut di salah satu blog. di blog ini semua referensi wisata bisa mudah kita dapatkan dan terbilang lengkap mulai dari referensi wisata, rekomendasi kuliner, rekomendasi penginapan sampai tips & trik.

informasi mengenai gunung bromo sudah saya dapat, langkah selanjutnya adalah mencari tiket, penginapan serta kendaraan selama saya berlibur. saya selalu mempersiapkan akomodasi selama liburan selalu dari rumah agar nyaman saat sampai disana semua sudah tersedia tanpa harus mencari-cari lagi. pagi hari saya berangkat menuju surabaya menggunakan penerbangan pertama agar tidak terlalu sore sampai gunung bromo karena dari surabaya harus melanjutkan perjalanan melalui jalur darat menggunakan bis menuju probolinggo. tepat tengah hari saya sampai di kota probolinggo, sambil menunggu kendaraan yang sudah saya booking untuk sewa selama liburan saya mengisi perut disebuah warung makan. selesai makan siang kendaraan pun datang dan siap saya pakai untuk menjelajahi keindahan gunung bromo saat musim panas. kendaraan yang saya sewa adalah sebuah motor matic. sebenarnya tidak direkomendasikan ke gunung bromo memakai motor matic tapi karena saya membawa 2 tas yaitu tas kamera untuk keperluan mengabadikan keindahan gunung bromo dan tas ransel yang lumayan besar sebagai kebutuhan baju salin dan lain-lain maka saya putuskan untuk pakai motor matic karena bisa taruh barang di dek depan. sebelum memulai perjalanan jangan lupa berdoa untuk keselamatan dan diberi kelancaran selama trip serta cuaca bagus. 

perjalanan dari kota probolinggo menuju bromo jalanan sudah sangat bagus dan rambu-rambu menuju gunung bromo pun sangat jelas. sepanjang perjalanan banyak terdapat penginapan-penginapan sebagai tempat singgah sebelum menikmati sunrise sebagai wisata unggulan gunung bromo. perjalanan kota probolinggo menempuh jarak sekitar 35 km dengan medan terus menanjak dan berkelok. tetap waspada dan hati-hati. setelah berkendara santai sekitar 1 jam 30 menit akhirnya saya sampai digerbang taman nasional bromo tengger semeru dan membayar retribusi masuk per orang rp. 32.500 dan motor Rp. 5.000 untuk wisatawan domestik, untuk wisatawan asing lebih mahal. setelah mencari penginapan yang sudah saya booking dan ternyata tidak jauh dari pintu masuk gunung bromo saya segera check in dan menaruh barang yang tidak diperlukan selama menjelajahi gunung bromo.

setelah menaruh barang, hari menjelang sore dan demi keamanan saya tidak langsung turun kelautan pasir karena saya berjalan seorang diri dan hanya menikmati keindahan gunung bromo disekitar homestay saat senja yang ternyata sangat bagus. hari berganti malam dan udara semakin dingin menusuk tulang maka saya putuskan untuk kembali ke homestay untuk akan malam dan tidur cepat agar tidak tertinggal momen sunrise yang menjadi salah satu sunrise terbaik didunia.
Sunset Gunung Bromo
alarm saya berbunyi tepat pukul 04.00 bersegeralah saya bangun memakai perlengkapan dingin dari jaket, sepatu, sarung tangan dan kupluk karena cuaca sangat dingin pada pagi itu dan ternyata diluar sudah sangat ramai para wisatawan yang akan pergi menikmati keindahan sunrise pagi itu. jeep mulai banyak yang berjalan mengantar para wisatawan menuju spot sunrise tapi karena saya seorang diri dan untuk menghemat biaya maka saya putuskan untuk pergi naik motor. spot yang saya tuju adalah seruni point atau pananjakan 2 karena jarak yang terbilang dekat dari homestay tempat saya menginap. pagi itu gunung bromo menampakkan sisi keindahannya dengan langit cerah dan lautan awan menyelimuti. puas menikmati keindahan gunung bromo pagi itu saya pun bersegera kembali ke homestay dan sarapan sebelum check out berharap sampai kembali dikota surabaya menjelang sore karena penerbangan saya kembali ke jakarta adalah malam hari.

Cemoro Lawang
terima kasih tuhan atas keselamatan selama perjalanan, keindahan serta dinginnya gunung bromo.

Tidak ada komentar: